Senin, 11 Agustus 2014

Self Improvement External

Self Improvement External

Pengembangan diri atau self improvement dapat dipelajari dengan cara internal dan eksternal.
Internal yaitu belajar otodidak berdasar pengalaman diri sendiri. Eksternal artinya pengembangan diri melalui orang lain.

Dibawah ini pengembangan diri atau self improvement dengan cara eksternal dari penulis.
Selamat menyimak ...

Agatha Christie adalah penulis cerita misteri terkenal di dunia. Namun, tidak banyak yang tahu bahwa lima buku pertama yang ia tulis gagal total alias tidak laku.
Menghadapi kegagalan, Christie tidak putus asa. Ia terus menulis lagi sambil belajar dari kegagalan. Hasilnya?
Buku keenamnya meledak luar biasa. Ia sukses sejak saat itu, dan bertekad terus menulis. Setahun minimal menulis satu buku, mendorongnya menjadi penulis produktif segera setelah berhasil menulis 66 cerita misteri, 6 novel dan banyak cerita pendek.
Ketekunan memang luar biasa. Albert Einstein pernah berkata bahwa untuk sukses seseorang membutuhkan 1% bakat dan 99% ketekunan.
Orang tekun memiliki kehidupan mandiri, sehingga mempunyai tujuan yang jelas. Orang yang memiliki IQ tinggi belum tentu sukses jika tidak tekun.
Selain Intelligence Quotient, orang hebat diketahui mengembangkan Emotional Intelligence, Social Quotient dan Spiritual Quotient secara terukur.
Asal tahu saja, setiap orang memiliki hak untuk sukses. Andi Wongso, sang motivator pernah berkata bahwa "Success is my right" (sukses adalah hak saya) .
Untuk mencapai sukses, seseorang harus bekerja keras. Tuhan menyediakan rejeki bagi orang yang berusaha. Sukses butuh take action (bertindak) dan untuk mengawali suatu usaha itu biasanya sulit.
Tetapi ingat bahwa perjalanan 1000 km dimulai dengan langkah pertama.
Melukiskan suatu pekerjaan istilah pecah telur. Setelah telur pecah, disusul tindakan. Misalnya, menyiapkan bumbu, menyalakan api, danmeracik bahan sebelum akhirnya siap disajikan.
Jika telur itu tidak dipecahkan, tetaplah dalam bentuk telur dan kita tidak bertindak apa pun.
Orang hebat diseluruh muka bumi biasanya tekun, paham bahwa ketekunan membutuhkan komitmen dan setia menggumuli sepenuh waktu komitmennya.
Bersiaplah menjadi orang hebat jika anda termasuk dalam kategori ini
*) psikologiplus Vol. vii no. 2 Agus 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar