Minggu, 31 Agustus 2014

#015 Karakter Individu



Sebelum melakukan upaya pengembangan diri atau self improvement langkah awal adalah tahu diri. Tahu diri terhadap karakter diri sendiri. Tahu diri modal kepemimpinan.

Pemimpin sejati adalah diri sendiri. Karakter diri mempengaruhi kepemimpinan. Kepemimpinan seseorang mencerminkan gambaran diri seseorang.

Ada beberapa karakter seseorang.

Setiap individu memiliki ciri khas baik fisik maupun nonfisik.
Ciri fisik yaitu tinggi badan, warna kulit, berat badan, bentuk rambut. Ciri non fisik, karakter, emosi, pola pikir.

Ciri non fisik termasuk karakter dibagi dalam lima yaitu, individu berkarakter 'spiritual.' Pribadi ini mampu menerima kenyataan, lebih iklas dalam bekerja, tidak banyak menuntut, dan sabar. Ciri khas lainnya komunikatif, menghargai kerja orang lain. Hanya kelemahannya kurang tegas, dan bersikeras dengan keyakinannya.
Kedua, individu berkarakter 'transaksional.' Memiliki ciri lebih disiplin, perhitungan dalam pekerjaan. Menghargai pencapaian orang lain dan perhitungannya matang. Kelemahannya, komunikasi kaku dan sulit bersikap adil. Ukuran penilaian/perhitungannya kadang kurang jelas.

Ketiga, individu berkarakter 'karismatik' mudah bergaul, fleksibel tetapi tetap berwibawa. Ia mampu membangun optimis dan motivasi kerja serta penghargaan yang tinggi pada orang lain. Memiliki orientasi keberhasilan yang tinggi dan keterbukaan informasi yang luas. Kelemahannya, menjadi tumpuan banyak orang.

Keempat, individu berkarakter 'transformasional.' Biasanya disebut karakter yang 'seimbang.' Kelebihannya, mengedepankan hubungan baik dengan orang lain. Ia mampu menjelaskan dan menyampaikan visi/misi secara baik. Optimis dengan kinerja dan memberikan dukungan positif pada orang lain. Kelemahannya, orang lain sulit mengimbangi karakter ini.

Kelima, individu berkarakter 'strategis.' Pakar psikologi industri dan manajemen mengklaim sebagai karakter berorientasi pada kemampuan-kemampuan yang lebih strategis. Fokus pada keunggulan kompetitif yang berkesinambungan. Hanya orang yang tidak bekerja sama sulit bertahan lama.
(Sumber bacaan: Intisari Extra Profesi, 2012, h. 19)





Sabtu, 30 Agustus 2014

#014 Problems


Sudah saatnya cita-cita kesuksesan diganti dengan cita-cita pengabdian (Albert Einstein)

Kata bijak dari Albert Einstein (43) tampaknya cocok untuk merefleksikan perjuangan TB Haeru Rahayu.

'Berawal dari keinginan untuk menyediakan sarana praktik budidaya udang yang baik bagi mahasiswa Sekolah Tinggi Perikanan di Kampus Serang, Banten. Ia berpikir keras untuk bisa memperkenalkan budidaya udang yang bisa diimplementasikan dengan biaya murah (Kompas, 29/08/2014)

Berpondasi membantu orang lain bisa menjadi batu pijakan pengembangan diri atau self improvement.
Bantuan tentu didasarkan pada ketrampilan, kemampuan diri. Lalu, bisa juga latar belakang akademik, meskipun tidak mutlak.
Namun pintu masuknya ialah membantu memberikan solusi atau jalan keluar terhadap persoalan orang lain atau masyarakat sekitar.

Pelajarannya ialah pengembangan diri atau self improvement bisa dimulai dengan keinginan memecahkan persoalan atau masalah sekitar.



#013 Ring Satu


Pengembangan diri atau self improvement ibaratnya menanam benih.

Ada tiga hal penentu pengembangan diri disebut ring satu. Artinya hal-hal paling dekat dengan subjek pengembangan diri, yaitu pertama, Diri sendiri, dalam diriku ada apa, yang kupunya, yang duri dalam diri seperti apa, energi yang bagaimana bisa dipakai daya dorong.
Kedua, lingkungan, dimana diri berada dan hidup menjadi penentu. Udara, iklim atau cuaca juga menjadi faktor berpengaruh. Seperti dorongan dari luar, apresiasi, kompetisi sehat.
Ketiga, buahnya seperti apa, buah mendapat status, buah penyalur hobi, membantu persoalan orang, buah mendapat sejumlah uang. Atau apa.

Ring satu perlu diselesaikan terlebih dahulu.
“Saya ingin melihat seseorang bangga dengan tempat dimana ia tinggal. Saya ingin melihat seseorang hidup sehingga tempatnya berada akan bangga terhadap dirinya”(Abraham Lincoln)

#012 Investasi



Pengembangan diri atau self improvement merupakan salah satu bentuk investasi. Investasi jangka panjang bukan jangka pendek. Tentu manusia inginnya investasi sedikit dalam waktu pendek memperoleh hasil sebanyak-banyaknya atau maksimal.

Berbicara investasi ada berita menarik, 'sekitar 70 ibu rumah tangga di Kedaung Bekasi, Kecamatan Sepatan, Tangerang, Banten, menjadi korban penipuan dan penggelapan uang yang dilakukan Ti (40). Praktik investasi bodong bermodus mirip arisan itu menimbulkan kerugian Rp 1 miliar lebih.' (Kompas, 29/08/2014)

Lalu apa hubungan dengan pengembangan diri atau self improvement?

Tentu ada. Untuk memetik hasil maksimal butuh konsistenti dan fokus serta waktu.

Kedua hal tersebut kesamaan dalam tiga hal.
Konsisten, investasi bodong-harus membayar secara rutin baik mingguan atau bulanan, demikian pula pengembangan diri atau self improvement butuh konsistentasi untuk melatih diri secara konsisten.
Fokus, investasi bodong sangat jelas fokusnya mengharapkan hasil dalam bentuk uang, demikian pula pengembamgan diri atau self improvement fokusnya potensi diri makin tumbuh kembang.
Waktu, investasi bodong tidak bisa langsung tetapi butuh proses urutan atau gilirannya. Sedangkan pengembangan diri atau self improvement butuh proses dan itu memang menyiapkan waktu. Seperti saat, membaca tulisan ini. Untuk menambah wawasan pengembangan diri butuh mengambil waktu khusus.

Sama-sama investasi, satu bodong, satunya jelas, yaitu diri sendiri.

Anda pilih mana? Pilihan anda menentukan pengembangan diri sendiri.
Buah dari perenungan adalah DOA.
Buah dari doa adalah IMAN.
Buah dari iman adalah CINTA.
Buah dari cinta adalah PELAYANAN.
Buah dari pelayanan adalah KEDAMAIAN.
(Bunda Teresa)

Kamis, 28 Agustus 2014

#011 Futsal


                Sekarang banyak jenis olahraga yang sedang nge-trend di masyarakat.Salah satunya futsal.Futsal adalah olahraga yang hamper mirip dengan sepakbola,namun memiiki lapangan lebih kecil.Sehingga dapat dibuat di perkotaan
                Olahraga futsal adalah olahraga yang hampir sama dengan sepakbola.Namun terdapat perbedaan dalam lapangan futsal yang lebih kecil dan jumlah orang yang memainkan.2 perbedaan inilah yang paling mencolok dalam perbedaan futsal dan  sepakbola
                Olahraga ini terkenal digemari oleh kalangan rermaja hingga dewasa.Mereka menggemari futsal karena kebanyakan Hobby,diajak teman,diajak keluarga,dan berbagai factor.Dan futsal merupakan olahraga yang mudah jika ”hanya ingin mencari keringat”.
                Orang-orang kebanyakan bermain futsal pada waktu sore hari,siang dan malam hari.Anak-anak muda suka bermain pada sore hari karena merupakan saat tepat pulang sekolah dan mereka tetap bisa istirahat.Sedangkan orang tua sering bermain pada malam hari saat pulang kerja
                Di Malang kebanyakan olahraga futsal tempatnya berada di tidar.Karena sejuk sehingga nyaman saat bermain dan lokasi yang strategis sehingga mudah dijangkau
                Olahraga futsal sangat terkenal karena olahraga ini sangat mudah,murah,dan bisa dimainkn orang banyak.Sehingga biasaya orang-orang bermain bersama teman-teman.Dan futsal bisa digunakan sebagai cara untuk bersenang senang
                Cara bermain futsal cukup mudah.Cara bermainnya hamper sama dengan sepak bola namun ada aturan yang berbeda.Factor kemudahan inilah yang mendorong orang-orang menggemari futsal
Setelah saya menyebarkan 20 angket berikut hasilnya:
Berdasarkan observasi saya dengan metode angket kebanyakan penyebab orang bermain futsal adalah karena hobby(60%),keluarga(15%),Teman (10%),dan factor terkecil (5%)
Berdasarkan observasi saya mengenai main futsal bersama apa kebanyakan orang bermain bersama teman sekolah(60%),klub(15%),dan keluarga(10%)
Berdasarkan observasi saya lama orang bermain futsal kebanyakan 2jam(60%),1jam(25%),dan terakhir lain-lain (15%)
Berdasarkan observasi saya orang bermain futsal kebanyakan pada sore hari (75%),pulang sekolah(15%),malam hari(10%)

Berdasarkan observasi saya kebanyakan orang menggunakan baju jersey(65%),dan baju kaos(35%)
Enrico Owen XI IIS 4/12

#010 Do The Best


Menurut saya mistakes itu cocok dengan pengalaman saya pada saat paduan suara.
Karena dari kesalahan saya belajar untuk bertanggung jawab atas tugas-tugas dan catatan yang tidak saya catat. Dan juga tugas-tugas kelompok yang harus dikerjakan harus sampai SKS (Sistem Kerja Semalam) dan hasilnya tidak semaksimal jika dikerjakan dengan baik dan jangka waktunya lama.
Pernah suatu waktu ada tugas geografi diharuskan membuat presentasi tentang persebaran flora dan fauna di Indonesia. Tetapi karena lupa harus mengerjakan akhirnya tidak maksimal dan tidak karuan. Dan kami beberapa anak paduan suara yang seharusnya presentasi tidak turun karena tidak kedengaran bel, kami tidak presentasi. Tetapi, pada saat di kelas kami mencoba untuk aktif bertanya dan menyangga jawaban teman. Agar kami mendapat nilai. Sesudah itu saya belajar dari kesalahan dan saya bisa bertanggung jawab dan bekerja dengan baik.
Auralia Mahdy Alfrianilla

XI IIS 4/5

# 007 Generasi Gadget



Gadget menyerbu berbagai tingkatan usia. Manula hingga anak-anak dekat bahkan lekat gadget.
Ini bisa mempengaruhi pengembangan diri atau self improvement.
Bagaimana gambaran dunia gadget dikalangan anak-anak?
Hasil riset Ipsos dan Oreo tahun 2011 menyebutkan, 45% orang tua merasa terbantu dengan teknologi untuk berkomunikasi. Namun, 42% orang tua juga merasa anak-anak lebih memilih bermain dengan gadget dibandingkan berinteraksi langsung dengan orang tua. Padahal, momen kebersamaan sangat berarti untuk membentuk sisi psikologis anak selama pertumbuhan mereka (Intisari, Maret 2013, h.120).
Inilah tantangan ke depan pengembangan diri atau self improvement untum generasi gadget.



#008 Opportunity



Dalam kehidupan pengembangan diri atau self improvement membuat seseorang berubah. Perubahan sosial sejatinya tetap ada tidak berubah.
Ada tiga hal yang selalu konstan dalam kehidupan: perubahan, pilihan, dan prinsip- Stephen Covey, penulis asal AS. Tiga 'P' itu pasti terjadi dan dilakukan.
Perubahan seperti pagi-siang-sore-malam. Kecil-anak-remaja-dewasa-tua. Tk -SD-SMP-SMA dst.
Pilihan contoh tetap tidur atau bagun, mandi atau tidak, kerja atau bolos. Makan atau tidak. Olah raga atau tidak
Prinsip misal terus belajar, malas belajar lagi, mengembangkan diri.
Tiga 'P' melekat dalam keseharian. Bagi sebagian orang memposisikan sebagai hal sulit ya..sulit. Jika ditempatkan kesempatan sebagai masalah bisa, kesempatan sebagai masalah juga bisa.
Untuk pengembangan diri atau self improvement ada kalimat bagus dari Winston Churchill, mantan perdana menteri Inggris, 1944-1965 " seorang pesimis melihat kesulitan di setiap kesempatan. Seorang optimis melihat kesempatan di setiap kesulitan."
Tiga 'P' sarana pengembangan diri atau self improvement maka melihat kesempatan.

#009 Generasi A-E

#009 Generasi A-E


Kelompok penduduk:-) muda, yang menurut Badan Pusat Statistik (BPS) berusia antara 16 dan 30 tahun, mencapai 27 persen dari 238 juta penduduk (2010). Sayangnya, belum seluruh penduduk usia produktif terserap lapangan kerja. Angka pengangguran penduduk muda hingga Februari 2014 masih 20,9% dari 53,7 juta angka angkatan kerja usia muda di Indonesia. Angka pengangguran ini lebih tinggi daripada rata-rata pengamgguran usia muda di Asia Tenggara (13,3%), dan Asia Timur (9,8%) (kompas, 23/08/2014).
Mari dianalisis secara sederhana saja. Analisis tentu terkait dengan pengembangan diri atau self improvement selama menempuh pendidikan.
Selama proses pendidikan hanya sisi pengisian pengetahuan dan menghafal serta menjawab soal-soal tes, ulangan, ujian.
Ditambah lagi model res, ulangan, ujian pilihan ganda. Model pilihan ganda sangat membonsai cara pikir, pola pikir generasi anak bangsa.
Energi cara pikir, pola pikir jika berdasar abjad A-Z lalu selama sekian kali ulangan, tes, ujian dibatasi A-E. Apa ini tidak membonsasi, mengkerdilkan cara pikir generasi anak bangsa. Tentu pengembangan diri atau self improvement pada pola pikir tidak terjadi.
Tentu generasi anak bangsa pada sisi pola pikir sudah jelas terbonsasi, maka berpikirnya pendek, terbatas hanya A-E. Diluar A-E tidak tahu, tidak ada.
Selama menempuh pendidikan kesempatan berpikir alternatif sangat sempit, maka kemampuan berpikir lain sangat kecil.
Tentu para lulusan jika tidak ada pekerjaan, jalan keluarnya adalah menganggur. Karena kan tidak ada lapangan pekerjaan. Saya menganggur bukan karena saya melainkan tidak ada pekerjaan. Itulah pola pikir generasi A-E.

Rabu, 27 Agustus 2014

# 006 Do Effective



Pengembangan diri atau self improvement dapat dilakukan dengan mudah dan kapan saja serta dimana saja.
Satu hal pengembangan diri adalah melatih diri membuat keputusan tepat dan tindakan cepat.
Dinamika kehidupan sangat labil, sulit diprediksi. Kondisi tersebut sangat baik dipakai sebagai sarana latian menghadapi situasi tidak menentu. Tindakan efektif sangat dibutuhkan dalam situasi tak terduga.
Cara melatih bertindak efektif dalam situasi tidak terduga dari Peter F. Drucker, The Effective Executive 1) menggunakan waktu secara cerdas, 2) fokuskan diri pada hasil yang diharapkan, 3) pusatkan diri pada kekuatan, bukan kelemahan, 4) tentukan prioritas, 5) ambil keputusan efektif.
Cara diatas bisa dipakai sebagai latihan namun jika menemukan cara lebih sesuai kondisi.

#005 Godaan Narkoba

Koq berat mau berproses pengembangan diri atau self improvement.
Ada faktor penghambat pengembangan diri atau self improvement dari luar dan dari dalam.
Faktor penghambat dari luar salah satunya, godaan narkoba.
Mari dicermati angka berikut ini. Berdasar data ( Intisari, Maret 2013, h. 14) 'ada sekitar 5,8 juta orang jumlah pengguna narkoba di Indonesia. Prevalensinya terus naik dari 1,75%(2005), 1,88%(2008), dan 2,8%(2012).
Betapa makin banyak generasi anak bangsa terjebak dalam dunia narkoba. Bukan hanya di kota besar tapi sudah merasuk ke kabupaten kota.
Warga Malowopati, Kelurahan/Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang membeli sabu (Surya, 28/08/2014, h. 9).
Godaan pengembangan diri atau self improvement selalu mengiringi setiap langkah. Tentukan pilihan.

Rabu, 20 Agustus 2014

#004 Learn today - Lead tomorrow

Learn today - Lead tomorrow
Diperkirakan terdapat 2,2% dari anak usia sekolah atau sekitar 1,05 juta jumlah anak cerdas atau berbakat istimewa di Indonesia. Sayangnya dari jumlah tersebut, yang sudah terlayani di sekolah akselerasi masih sangat kecil, sekitar 4.510 orang atau sekitar 0,43% saja (Intisari, Januari 2010, h. 116).
Belajar tiada batas. Pengembagan diri atau self improvement berlangsung terus menerus. Sejatinya tiap orang adalah pelajar. Learn today-lead tomorrow, hari ini belajar esok memimpin.


Belajar diselingi permainan boleh, asalkan selama belajar tidak main-main (Kukuh Widyatmoko, 2009)
Nilai diatas SKM, Memang pilihanku ! (Kukuh Widyatmoko, 2009)
Aku menghargai diri dengan tidak mencontek ! (Kukuh Widyatmoko, 2009)
Penentu kesuksesanku bukan orang lain, tetapi diriku sendiri ! (Kukuh Widyatmoko, 2009)
Aku yakin bisa sukses, asalkan berjuang terus ! (Kukuh Widyatmoko, 2009)
Pilihanku segera bangkit jika Gagal ! (Kukuh Widyatmoko, 2009)
Kesuksesku tiada mungkin tanpa perjuangan ! (Kukuh Widyatmoko, 2009)
Belajar memang sulit tetapi lebih baik terus belajar dari pada berputus asa ! (Kukuh Widyatmoko, 2009)
Mengerjakan PR adalah kesempatan latihan mental (Kukuh Widyatmoko, 2009)
Banyak tugas merupakan saat tepat belajar mengatur waktu ! (Kukuh Widyatmoko, 2009)

Selasa, 19 Agustus 2014

#003 Mistakes


“Orang yang berhasil akan mengambil manfaat dari kesalahan-kesalahan yang ia lakukan, dan akan mencoba kembali untuk melakukan dalam suatu cara yang berbeda” (Dale Carnegie)

Belajar dari kesalahan?
Bagaimana pemikiran belajar dari kesalahan. Tentu hal aneh. Tidak. Karena belajar memiliki wilayah sangat luas. Dan, media belajar pun tak terbatas.
Belajar dari kesalahan, dapat dilakukan jika menyadari kesalahannya. Jika tidak ada kesadaran maka sulit menerima pemikiran, belajar dari kesalahan.
'Menyadari diri sendiri, itu juga perlu belajar. Ini hal sulit dan memang perlu belajar terus menerus. Jika belajar menyadari maka sudah menuju pengembamgan diri atau self improvement.
Jika suda menyadari kesalahan maka pintu menemukan cara lain terbuka lebar.

#002 Little


“Dalam kehidupan ini kita tidak dapat selalu melakukan hal yang besar…..
Tetapi kita dapat melakukan banyak hal kecil dengan cinta yang besar “
 (Mother Teresa)

Setiap orang mempunyai kebutuhan ingin "dilihat" orang. Motivasi atau dorongan nya pun beragam. Ada yang mencari populariras, ada yang mencari kekayaan, ada yang mencari ketrampilan, dll.
Maka orang berusaha secara maksimal agar orang 'melihatnya.' Mengingat bahwa banyak orang berusaha 'dilihat' tentu membuat diri 'lebih bangga.'
Manusia memiliki kemampuan tetapi sangat terbatas maka agar 'dilihat' orang perlu mengukur kemampuan diri. Dan, cara mana bisa dilakukan.
Pengembangan diri atau self improvement memang perlu namun tujuannya bukan 'dilihat' melainkan menambah kemampuan diri.
Menambah kemampuan diri dengan cara sedikit demi sedikit, maka pengembangan diri tercapai. Artinya meluaskan wilayah kemampuan.

Minggu, 17 Agustus 2014

#001 Worry

#001 Worry

“Jangan khawatir bila anda tidak diakui, tetapi berusahalah agar anda layak untuk diakui” (Abraham Lincohln)

Apa manfaatnya melakukan itu , toh orang-orang pada tidak mau mengakui.

Itu kalimat sering muncul ketika hendak melakukan 'sesuatu'. Sesuatu itu bukan hal biasa tetapi hal luar biasa atau tidak seperti biasanya. Tentu alasannya menyangkut nilai guna, sesuai nilai-norma sosial. Hal-hal baik tetap perlu dilakukan bagi kepentingan diri dan masyarakat.

Namun pola pikir 'diterima' atau 'tidak' lebih banyak menjadi penentu eksekusi. Sisi kekhawatiran berada pada posisi batu sandungan atau batu pijakan.
Selama ini demi pengembangan diri atau self improvement maka batu pijakannya ialah mengolah diri menjadi 'lebih' atau more dari sebelumnya, bukan diterima atau tidak.

Pengembangan diri atau self improvement bisa memicu sehingga menghilangkan rasa khawatir.

Selasa, 12 Agustus 2014

Yes,I fail

Saya gagal... waduuuhhh!!! atau terima kasih saya gagal... Lebih sering mana saat mengalami kegagalan?
Jika ingin pada fase pengembangan diri atau self improvement tentu pilihan pada kalimat kedua ...
Yes, I fail
Kegagalan karena sudah mencoba lebih berharga daripada gagal mencoba (Kukuh Widyatmoko, 2008)
Kegagalan merupakan realita kehidupan yang dialami setiap orang (Kukuh Widyatmoko, 2008)
Jadikanlah kegagalan sebagai vitamin mencapai tujuan (Kukuh Widyatmoko, 2008)
 Kegagalan dan kesuksesan hanya berbeda sudut pandang (Kukuh Widyatmoko, 2008)
Hal paling penting dari kegagalan adalah melakukan dengan kesungguhan (Kukuh Widyatmoko, 2008)
Kegagalan ibarat pemanah menarik busur sebelum melepas anak panah (Kukuh Widyatmoko, 2008)
Kegagalan ibarat Anda terpeleset saat belajar berjalaan waktu balita (Kukuh Widyatmoko, 2008)
Kegagalan merupakan salah satu ilmu sukses (Kukuh Widyatmoko, 2008)
Lebih baik rasa kecewa karena gagal dipakai untuk energi tetap melangkahkan kaki (Kukuh Widyatmoko, 2008)
Sangat mungkin kegagalan adalah titik balik arah hidup seseorang (Kukuh Widyatmoko, 2008)

Senin, 11 Agustus 2014

Self Improvement External

Self Improvement External

Pengembangan diri atau self improvement dapat dipelajari dengan cara internal dan eksternal.
Internal yaitu belajar otodidak berdasar pengalaman diri sendiri. Eksternal artinya pengembangan diri melalui orang lain.

Dibawah ini pengembangan diri atau self improvement dengan cara eksternal dari penulis.
Selamat menyimak ...

Agatha Christie adalah penulis cerita misteri terkenal di dunia. Namun, tidak banyak yang tahu bahwa lima buku pertama yang ia tulis gagal total alias tidak laku.
Menghadapi kegagalan, Christie tidak putus asa. Ia terus menulis lagi sambil belajar dari kegagalan. Hasilnya?
Buku keenamnya meledak luar biasa. Ia sukses sejak saat itu, dan bertekad terus menulis. Setahun minimal menulis satu buku, mendorongnya menjadi penulis produktif segera setelah berhasil menulis 66 cerita misteri, 6 novel dan banyak cerita pendek.
Ketekunan memang luar biasa. Albert Einstein pernah berkata bahwa untuk sukses seseorang membutuhkan 1% bakat dan 99% ketekunan.
Orang tekun memiliki kehidupan mandiri, sehingga mempunyai tujuan yang jelas. Orang yang memiliki IQ tinggi belum tentu sukses jika tidak tekun.
Selain Intelligence Quotient, orang hebat diketahui mengembangkan Emotional Intelligence, Social Quotient dan Spiritual Quotient secara terukur.
Asal tahu saja, setiap orang memiliki hak untuk sukses. Andi Wongso, sang motivator pernah berkata bahwa "Success is my right" (sukses adalah hak saya) .
Untuk mencapai sukses, seseorang harus bekerja keras. Tuhan menyediakan rejeki bagi orang yang berusaha. Sukses butuh take action (bertindak) dan untuk mengawali suatu usaha itu biasanya sulit.
Tetapi ingat bahwa perjalanan 1000 km dimulai dengan langkah pertama.
Melukiskan suatu pekerjaan istilah pecah telur. Setelah telur pecah, disusul tindakan. Misalnya, menyiapkan bumbu, menyalakan api, danmeracik bahan sebelum akhirnya siap disajikan.
Jika telur itu tidak dipecahkan, tetaplah dalam bentuk telur dan kita tidak bertindak apa pun.
Orang hebat diseluruh muka bumi biasanya tekun, paham bahwa ketekunan membutuhkan komitmen dan setia menggumuli sepenuh waktu komitmennya.
Bersiaplah menjadi orang hebat jika anda termasuk dalam kategori ini
*) psikologiplus Vol. vii no. 2 Agus 2012

Spiritual Quotient #1


Salah satu kesempurnaan Allah dalam mencipta manusia yaitu Allah memberikan keterbatasan manusia. Allah tidak menciptakan "manusia super" tetapi manusia sempurna. Maka dalam keterbatasan manusia, Allah hendak berpesan "ingat ada Aku. Kamu tidak mampu berjalan sendiri". Dengan demikian agar manusia tidak sombong, lupa terhadap Allah. Maka selama proses Allah sangat menghendaki "Ia" dilibatkan. Upaya melibatkan Allah salah satunya adalah membaca kata-kata berikut ini.
Pengembangan diri atau self improvement membutuhkan sentuhan spiritual. Apa bagaimana spiritual dalam pengembangan diri atau self improvement.

  1. Tuhan memasukkan manusia ke air yang dalam bukan untuk menenggelamkan mereka, melainkan untuk mensucikan mereka (Aughey)
  2. Keajaiban terjadi pada mereka yang mempercayai keajaiban itu (Bernard Berenson, 1865-1959, Sejarawan Seni,AS)
  3. Aku akan memilih perjalan bersama dengan Tuhan dalam kegelapan daripada berjalan sedirian dalam terang (Mary Gardiner Brainard, 1837-1905, Penyair AS)
  4. Jadilah berani dan kuat; karena Tuhan tidak merencanakan kekalahan bagimu … Tuhan hanya merencanakan kemenangan (Pendeta David Candole, AS)
  5. Tuhan, berkatilah aku agar selalu menginginkan lebih adti yang mampu kulakukan (Michaelangelo Buonarotti, 1475-1564, Seniman Italia)
  6. Aku selalu menempatkan Tuhan dihadapan saya; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah (Daud, Mazmur 16:8)
  7. Tuhan Yang Maha Kuasa membenci orang yang menyerah (Jendral Samuel Fessenden, 1748-1869, Jaksa dan Politikus)
  8. Begitu dekatnya kejayaan kita kepada debu. Begitu dekatnya Tuhan kepada manusia, ketika tugas berbisik,”Engkau harus”. Sang Pemuda menjawab “Ya” (Ralph Waldo Emerson,1803-1882, Penyair AS)
  9. Tuhan menolong mereka yang menolong dirinya sendiri (Benyakin Franklin, 1706-1790, Negarawan AS)
  10. Yang dapat kulakukan, ditambah dengan apa yang Tuhan dapat lakukan, sudah cukup (Free Methodist)

Minggu, 10 Agustus 2014

Push Yourself

Push Yourself

Bermanfaat bagi orang lain tentu harapan tiap orang. Dan,hal tersebut memiliki double impact atau dampak ganda.
Dampak pertama keberadaan diri memberi manfaat bagi orang lain. Dampak kedua, diri sendiri mengalami fase pengembangan diri atau self improvevent.

Agar dalam diri selalu mengalir darah bermanfaat bagi orang lain ada satu cara. Cara tersebut dinamakan push yourself atau mendorong diri sendiri.
Bagaimana mendorong diri sendiri?
Cermati beberapa baris dibawah ini ...

Doronglah Semangat Anda Sendiri

Jangan biarkan diri Anda ..
khawatir saat Anda sedang melakukan yang terbaik
Tergesa-gesa saat keberhasilan tergantung pada ketepatan
Berpikir jahat tentang siapa pun sebelum Anda memiliki buktinya
Percaya bahwa sesuatu mustahil tanpa mencobanya
Membuang waktu pada hal-hal sepele
Membayangkan bahwa maksud-maksud yang baik adalah alasan yang memuaskan
Memendam kepahitan terhadap Tuhan atau manusia

(John C Maxwell, Dorongan semangat mengubah segalanya, h. 29)

Sabtu, 09 Agustus 2014

The Future

 Masa Depan I
Salah satu keunggulan manusia dibandingkan ciptaan lain adalah berpikir. Salah satu keunggulan berpikirnya manusia adalah keinginan terhadap masa depan atau kerennya future.
 Memang masa depan atau future ditentukan hari ini. Tetapi pola pikir masa depan sejak saat ini mulai dipersiapkan, dibangun. Itulah sisi pengembangan diri atau self improvement tentan masa depan atau future.
Apa dan bagaimana pola pikir masa depan atau future simak dibawah ini :

  1. Masa depan merupakan olahan masa lalu dengan karya saat ini (Kukuh Widyatmoko, 2009)
  2. Gelombang saat ini adalah ujian mental masa depan (Kukuh Widyatmoko, 2009)
  3. Hambatan saat ini merupakan pintu lain untuk masa depan (Kukuh Widyatmoko, 2009)
  4. Masa depan tidaklah berbanding lurus status sosial, kekayaan dan kekuasaan (Kukuh Widyatmoko, 2009)
  5. Saat ini merupakan masa depan dari masa lalu. Sekarang merupakan masa lalu bagi masa depan (Kukuh Widyatmoko, 2009)
  6. Masa depan tidaklah cukup digelisahkan tetapi dihadapi (Kukuh Widyatmoko, 2009)
  7. Tiga hal untuk masa depan hati, otak dan tangan... (doa) (Kukuh Widyatmoko, 2009)
  8.  Hambatan terbesar bagi masa depan adalah diri sendiri (Kukuh Widyatmoko, 2009)
  9. Ukuran jangka pendek masa depan adalah karya saat ini (Kukuh Widyatmoko, 2009)
  10. Masa depan ibarat cahaya bintang di kegelapan malam yang mefokuskan usaha dan karya saat ini (Kukuh Widyatmoko, 2009)
  11. Kita sering merasa karya saat ini bisa jadi jauh dari masa depan tetapi tetapkanlah yang kita kerjakan merupakan ruas-ruas menuju masa depan (Kukuh Widyatmoko, 2009)
  12. Maka sia-sialah saat ini jika hanya merasakan jauhnya masa depan (Kukuh Widytikatmoko, 2009)
  13. Membangun masa depan tidak cukup hanya dipikirkan (Kukuh Widyatmoko, 2009)
  14. Merajut masa depan butuh kecerdasan, bukan pintar saja
  15. Memetik masa depan adalah buah keuletan, kerja keras, dan kesungguhan hati
  16. Masa depan ada ditanganku bukan di tangan orang lain
  17. Kebaikan kerja hari ini merupakan pencapain dua tangga bagi hari esok
  18. Butiran keringat kerja hari ini merupakan mutiara bagi masa depan
  19. Cukupkanlah kekuatiran satu menit saja, menit kedua haknya masa depan
  20. Status sosial tidak menjadi perhitungan dalam meraih masa depan
  21. Saat inilah masa depan dilanjutkan
  22. Masa depan diawali lewat investasi sosial
  23. Berharap masa depan ibarat tali jangkar yang memegang kendali arah hidup
  24. Putaran masa depan ibarat putaran detik waktu yang tak pernah mundur
  25. Kecemasan mampu mematikan nyala api masa depan

The Smart Choice

The Smart Choice

Pengembangan diri atau self improvement dimulai dari hal sederhana-simple.
Hal simple atau sederhana ialah pemilihan kata. Pemilihan kata tampaknya sangat mudah, namun sesungguhnya sulit. Dimana kesulitannya?
Kata memiliki makna, baik untuk diri sendiri terlebih bagi orang lain. Ada beberapa kata sangat penting bagi pengembangan diri - self improvement, diambil dari kutitap teks berjudul 'Pelajaran Singkat tentang Hubungan Manusia' dinamakan pilihan cerdas atau The Smart Choice yaitu :
Kata yang paling tidak penting 'Saya'
Kata yang paling penting 'Kita'
Dua kata yang paling penting 'Terima Kasih'
Tuga kata yang paling penting 'Semua Sudah Dimaafkan'
Empat kata yang paling penting 'Jadi bagaimana menurut Anda?'
Lima kata yang paling penting 'Anda menyelesaikan pekerjaan dengan baik'
Enam kata yang paling penting ' Saya ingin memahami Anda lebih lagi'
(John C. Maxwell, becoming a person on influence, h. 108)

The Inspirational Words : Mind Set

The Inspirational Words : Mind set

Pengembangan Diri- Self Improvement proses terus menerus.
Salah satu sisi self improvement ialah mengikis diri sendiri.
Tokoh dunia berpengaruh membagikan mengikis diri seperti dibawah ini:

  1. George Santayana bilang, "Anak kecil yang hanya dididik di sekolah adalah anak yang tidak berpendidikan."
  2. Anatole France mengungkapkan, "Pendidikan bukanlah tentang seberapa banyak hal yang kau masukkan dalam ingatan, atau seberapa banyak kau tahu. Pendidikan adalah mampu membedakan antara apa yang kau tahu dengan apa yang kau tidak tahu."
  3. John Dewey berkata, "Pendidikan adalah proses hidup; dan bukan persiapan hidup di masa depan."
  4. John F. Kennedy mengungkapkan, "Kemerdekaan tanpa belajar itu selalu beresiko; sementara belajar tanpa kemerdekaan itu selalu sia-sia."
  5. Ralph Waldo Emerson mengatakan, "Rahasia pendidikan itu terletak pada penghormatan terhadap siswa."
  6.    The aim of education should be to teach us rather how to think, than what to think - rather to improve our minds, so as to enable us to think for ourselves, than to load the memory with thoughts of other men. ~Bill Beattie. Tujuan pendidikan harusnya untuk mengajarkan kita cara bagaimana berpikir, daripada mengajarkan apa yang harus dipikirkan – mengajarkan memperbaiki otak kita sehingga membuat kita bisa berpikir untuk diri sendiri, daripada membebani memori otak kita dengan pemikiran orang lain.
  7.    The whole purpose of education is to turn mirrors into windows. ~Sydney J. Harry Seluruh tujuan pendidikan adalah untuk mengganti cermin menjadi jendela.
  8. Education... has produced a vast population able to read but unable to distinguish what is worth reading. ~G.M. Trevelyan Pendidikan telah menciptakan populasi yang luas, yang dapat membaca tapi tidak bisa membedakan apa yang pantas dibaca.
  9. The object of education is to prepare the young to educate themselves throughout their lives. ~Robert Maynard Hutchins Tujuan pendidikan itu untuk menyiapkan anak muda agar bisa mendidik dirinya sendiri sepanjang hidupnya.
  10. My idea of education is to unsettle the minds of the young and inflame their intellects. ~Robert Maynard Hutchins Ide saya tentang pendidikan adalah menggangu ketenangan pikiran anak dan membuat pikiran mereka bergelora.



Kamis, 07 Agustus 2014

The Inspirational Words: Education


Pendidikan merupakan tools pengembangan diri paling ampuh. Tools dalam pendidikan terdiri dari guru, kurikulum dan gedung, dan pendukung lainnya.
Pendidikan mampu mengemban misi pengembangan diri atau self improvement jika memiliki mind set untuk berkembang.
Dibawah ini terdapat The Inspiration Words : Education bagi mind set agar proses pengembangan diri berjalan...

1.  "Pendidikan adalah senjata paling mematikan, karena dengan itu Anda dapat mengubah dunia" - Nelson Mandela
2. "Kecerdasan dan karakter adalah tujuan sejati pendidikan" - Martin Luther King Jr.
3. "Anak-anak harus diajarkan bagaimana cara berpikir, bukan apa yang harus dipikir" - Margaret Mead
4. "Pendidikan adalah tiket ke masa depan. Hari esok dimiliki oleh orang-orang yang mempersiapkan dirinya sejak hari ini" - Malcolm X
5. "Tidak penting seberapa lambat Anda berjalan, selama Anda tidak berhenti" - Confucius
6. "Pendidikan bukanlah proses mengisi wadah yang kosong. Pendidikan adalah proses menyalakan api pikiran" - W.B. Yeats
7. Aristoteles juga pernah mengatakan, "Akar pendidikan itu rasanya pahit; tapi buahnya manis."
8. Jean Piaget mengungkapkan, "Tujuan utama pendidikan adalah menciptakan manusia yang dapat melakukan hal baru, tidak sekedar mengulang apa yang sudah dilakukan generasi sebelumnya Manusia yang kreatif, memiliki daya cipta, memiliki hasrat keingintahuan."
9. G.M Travelyan mengungkapkan, "Pendidikan sudah menciptakan masyarakat yang dapat membaca; tapi tidak dapat menciptakan masyarakat yang dapat membedakan buku apa yang pantas dibaca."
10. A.A Milne pernah berkata, "Bagi orang yang tidak berpendidikan; huruf A hanyalah 3 buah garis."

Rabu, 06 Agustus 2014

'Jadi' Orang lain

Pengembangan Diri merupakan kebutuhan, bukan kewajiban. Makin beragam situasi dan kondisi menuntut pemahaman kondisi orang lain.
Bukan hanya berdasarkan sudut pandang diri sendiri. Ada dua tips wow agar bisa memahami keadaan orang lain ,
#1 Cobalah dengan sungguh-sungguh untuk melihat segala sesuatunya dari sudut pandang orang lain

Berhentilah sebentar, berhentilah sebentar untuk membandingkan minat Anda yang besar untuk urusan Anda sendiri dengan perhatian lembut yang Anda berikan untuk orang lain (Kenneth M. Goode)

Kerjasama dalam perakapan dapat tercapai apabila Anda menunjukkan bahwa Anda menganggap ide dan perasaan orang lain sama pentingnya seperti milik Anda (Dr. Gerald S. NIrenberg)

Saya lebih suka berjalan di depan kantor seseorang selama dua jam sebelum suatu wawancara, daripada melangkah masuk kantor itu tanpa ide yang jelas tentang apa yang akan saya katakana dan apa yang orang itu-dari apa yang saya tahu tentang minat dan motifnya-mungkin akan menjawabnya (Dean Donham)

#2 Bersimpatilah dengan ide dan hasrat orang lain

Spesies manusia secara universal sangat membutuhkan simpati. Seorang anak kecil akan dengan bersemangat menunjukkan lukanya; atau bahkan sengaja membuat satu goresan agar dapat memperoleh sejumlah besar simpati. Untuk tujuan yang sama, orang dewasa juga (Dr. Arthur I. Gates)

Mencegah Perdebatan

Ketika berbincang-bincang terkadang sampai pada kondisi perdebatan. Pemicu perdebatan bisa faktor konten, persepsi atau bahkan merasa dilecehkan.

Pengembangan Diri bisa dilakukan dari situasi perdebatan. Bagaimana cara jitu agar mengalami proses pengembangan diri ?

Cara mencegah rasa tidak setuju agar tidak menimbulkan perdebatan ( Bits and Pieces)

  1. Sambut baik rasa tidak setuju itu 
  2. Jangan percaya pada kesan pertama naluri Anda 
  3. kendalikan kemarahan Anda 
  4. Dengarkan dulu 
  5. Cari bidang-bidang kesepakatan 
  6. Jujurlah 
  7. Berjanjilah untuk memikirkan ide-ide 
  8. Berterimakasihlah pada lawan Anda dengan tulus untuk minat-minat mereka 
  9. jangan terburu-buru bertindak, beri waktu kepada kedua pihak untuk memikirkan masalahnya 

Selasa, 05 Agustus 2014

Masalah Digenggamanku

Masalah tidak perlu diundang, pasti ada. Masalah bisa menjadi penghambat atau lainnya. Salah satu menyikapi masalah adalah memposisikannya sebagai kesempatan untuk pengembangan diri.
Bagaimana masalah bisa dipakai sebagai sarana pengembangan diri?
  1. Tiap masalah pada prinsipnya mempunyai inti solusi. Agar menemukan inti solusi tidak ada pilihan lain kecuali menghadapinya (Kukuh Widyatmoko, 2009)
  2. Masalah yang kita hadapi sejatinya merupaakan kesempatan kita untuk menemukan hal baru yang berlum kita ketahui (Kukuh Widyatmoko, 2009)
  3. Sampai kapan pun masalah pasti ada, itulah saat yang tepat untuk lebih mendewasakan maka jalanilah (Kukuh Widyatmoko, 2009)
  4. Siapa pun pasti memiliki masalah tetapi tidak setiap orang mampu memilah masalah (Kukuh Widyatmoko, 2009)
  5. Kesalahan terbesar dalam menghadapi masalah adalah mencampuradukan masalah satu sama lainnya (Kukuh Widyatmoko, 2009)
  6. Sering kali masalah membuat kita putus asa, ingatlah hidup terus harus dijalani (Kukuh Widyatmoko, 2009)
  7. Hal utama penyelesaian masalah bukan pada otak tapi hati (Kukuh Widyatmoko, 2009)
  8. Jika menghadapai masalah kendalikan emosi dengan pikiran (Kukuh Widyatmoko, 2009)
  9. Masalah selalu ada namun aturlah masalah yang menghampiri Anda (Kukuh Widyatmoko, 2009)
  10. Masalah tidak dapat dihindari tetapi dijalani (Kukuh Widyatmoko, 2009)
  11. Jalanilah masalah maka Anda akan menemukan hal baru (Kukuh Widyatmoko, 2009)
  12. Segera kuasailah masalah jangan sampai masalah menguasai Anda (Kukuh Widyatmoko, 2009)

Sulit Berteman bag. 2

Sisi pengembangan diri terkait sulit berteman adalah nama, pendengar, minat. Bagaimana pengembangan diri agar mudah berteman?

Prinsip 3 Ingatlah bahwa nama seseorang bagi orang bersangkutan merupakan suara yang paling manis dan terpenting dalam bahasa apa pun

Rata-rata orang menaruh minat kepada namanya sendiri daripada nama orang lain di bumi ini digabung jadi satu (Jim Farley)

Prinsip 4 Jadilah Pendengar Yang baik

Banyak orang yang gagal dalam membuat kesan yang menyenangkan, karena mereka tidak mendengarkan dengan penuh perhatian (Issac F. Marcosson, jurnalis)

Banyak orang mendatangi seorang dokter, padahal yang mereka butuhkan adalah seorang pendengar (NN)

Prinsip 5 Bicaralah mengenai minat orang lain

Karena dia seorang yang bijaksana. Dia melihat kalau kau tertarik pada kapal, dan dia berbicara tentang hal yang dia tahu kau akan senang mendengarnya. Dia membuat dirinya menyenangkan (William Lyon Phelps)

Sulit Berteman bag. 1

Manusia tidak bisa hidup seorang diri, maka butuh orang lain.  Kebutuhan terhadap orang lain sangatlah mendesak di era teknologi. Manusia makin terasing ditengah banyak orang.
Pengembangan Diri tidak bisa seorang diri, pengembangan diri butuh orang lain. Maka bagi yang sulit berteman, pengembangan dirinya pun terganggu.
Mengingat betapa pentingnya berteman, siapkan waktu untuk membaca uraian berikut:

Prinsip 1 Bersungguh-sungguh menaruh minat pada orang lain

Anda bisa mendapat lebih banyak kawan dalam waktu dua bulan dengan cara menjadi tertarik pada orang lain dibandingkan dengan yang bisa Anda peroleh dalam waktu dua tahun dengan cara mengusahakan orang lain tertarik pada Anda (NN)

Individu yang tidak tertarik kepada kawan-kawannyalah yang memiliki kesulitan terbesar dalam hidup dan memberikan luka terbesar kepada orang lain. Dari antara para individu tersebutlah semua kegagalan manusia timbul (Alfred Adler, psikolog)

Saya tidak pernah lupa bahwa minat yang tulus pada orang lain adalah kualitas paling penting untuk dimiliki oleh seorang penjual-untuk siapa pun, untuk masalah itu (NN)

Saya sudah menemukan dari pengalaman pribadi bahwa seseorang bisa memenangkan perhatian, waktu, dan kerja sama bahkan dari orang-orang yang paling sukar, dengan cara sungguh-sungguh berrminat pada diri mereka (NN)

Kalau kita ingin mendapat kawan, mari kita menyapa orang dengan antusias dan bersemangat (NN)

Kita tertarik pada orang lain tatkala mereka tertarik pada kita (Publilius Syrus)

Prinsip 2 Tersenyumlah

Orang yang tersenyum cenderung mampu mengatasi, mengajar dan menjual lebih efektif, dan membesarkan anak-anak yang lebih bahagia (Prof. James V. McConnell, psikolog)

Anda harus senang ketika berjumpa dengan orang-orang, kalau Anda mengharapkan mereka senang bertemu dengan Anda (NN)

Dia bilang saya benar-benar manusia apabila saya tersenyum (NN)

Tindakan tampaknya mengikuti perasaan, padahal sebenarnya tindakan dan perasaan berjalan bersama; dan dengan mengatur tindakan, yang berada di bawah control langsung darikehendak, kita bisa secara tidak langsung mengatur perasaan kita, yang tidak kita kendalikan langsung (William James, filsuf)

Tidak ada sesuatu pun yang baik atau buruk hanya pikiranlah yang membedakannya (Shakespeare)

Aku Minder bag. 2

Meminimalisir minder dengan cara Pengembangan diri bagian 2 menyajikan sisi melihat hal menarik, orang lain simpat, minat dalam bidang tertentu.
Apa saja pengembangan diri tersebut?

Prinsip 3 Bangkitkan minat dalam diri orang lain

Kita semua persis sama seperti Anda: kita berminat terhadap apa yang kita inginkan (NN)

Satu-satunya cara di bumi ini untuk mempengaruhi orang lain adalah berbicara tentang apa yang mereka inginkan dan tunjukkan kepada mereka bagaimana memperolehnya (NN)

Bagaimana saya bisa membuat orang ini melakukannya?

Saya bicara terus menerus tentang apa yang diinginkan orang lain dan bagaimana dia bisa mendapatkannya

Kalau pernah ada rahasia mengenai sukses itu adalah kemampuan untuk melihat segala sesuatunya dari sudut pandang orang lain, dan juga dari sudut pandang Anda sendiri (Henry Ford)

Orang yang bisa meletakkan diri pada tempat orang lain, yang bisa mengerti cara berpikir mereka, tidak perlu khawatir tentang masa depannya (Owen D. Young)

Pertama, bangkitkan keinginan dalam diri orang lain. Dia yang bisa melakukan hal ini, memiliki seluruh dunia bersamanya. Dia yang tidak bisa, akan berjalan di jalan yang sepi (Prof. Nerstreet)

Ekspresi diri adalah kebutuhan dominant dari sifat dasar manusia ( William Winter)

Aku Minder bag. 1

Minder bukan karena jelek, bodoh atau miskin. Tetapi minder lebih sebabkan persoalan internal.
Maka salah satu upaya mengikis minder adalah Pengembangan Diri.
Hal pengembangan diri sebagai berikut

Prinsip 1 Jangan mengkritik, mencerca atau mengeluh

Sembilan puluh sembilan dari seratus, orang tidak mengkritik dirinya sendiri sama sekali, tidak peduli betapa salahnya apa yang sudah dilakukannya (Wanamaker)

Kehausan kita akan persetujuan, sama besarnya dengan ketakutan kita kepada kritik (Hans Selye-Psikolog)

Jangan mengeluh tentang salju di atap rumah tetangga, apabila serambi depan Anda sendiri tidak bersih (Konfusius)

Tatkala kita berurusan dengan manusia, mari kita mengingat bahwa kita tidak berurusan dengan manusia logika. Kita berurusan makhluk penuh emosi, makhluk yang penuh dengan prasangka dan dimotivasi oleh rasa bangga dan sombong (NN)

Prinsip 2 Beri penghargaan yang jujur dan tulus

Satu-satunya cara yang bisa menggerakkan Anda melakukan apa pun adalah dengan memberi Anda apa yang Anda inginkan (NN)

Bahwa segala yang Anda dan saya kerjakan, berasal dari dua motif : desakan seks dan hasrat untuk menjadi besar (Sigmund Freud)

Desakan yang paling dalam pada sifat manusia adalah hasrat untuk nenjadi penting (John Dewey)

Setiap orang menyukai pujian (Lincoln)

Prinsip paling dalam pada sifat dasar manusia adalah kebutuhan untu dihargai (William James)

Saya menganggap kemampuan saya dalam membangkitkan antusiasme pada orang lain adalah asset paling besar yang saya miliki, dan carasaya mengembangkan hal terbaik dalam diri seseorang adalah dengan menghargai dan mendorong semangatnya (Charles Schwab)

Tidak ada yang saya inginkan dengan begitu besar selain makanan untuk harga diri saya ( Alfred Lunt)

Jangan takut pad musuh yang menyerang Anda. Takutlah pada kawan-kawan yang menyanjung Anda (Jendr. Obregon)

Setiap orang yang saya jumpai adalah lebih baik dari saya dalam hal tertentu. Dengan cara itu, saya belajar tentang dirinya (Emerson)

Jadilah tulus dalam penerimaan Anda, dan murah hati dalam memberi penghargaan (NN)

Prinsip 3 Bangkitkan minat dalam diri orang lain

Kita semua persis sama seperti Anda: kita berminat terhadap apa yang kita inginkan (NN)

Satu-satunya cara di bumi ini untuk mempengaruhi orang lain adalah berbicara tentang apa yang mereka inginkan dan tunjukkan kepada mereka bagaimana memperolehnya (NN)

Bagaimana saya bisa membuat orang ini melakukannya?

Saya bicara terus menerus tentang apa yang diinginkan orang lain dan bagaimana dia bisa mendapatkannya

Kalau pernah ada rahasia mengenai sukses itu adalah kemampuan untuk melihat segala sesuatunya dari sudut pandang orang lain, dan juga dari sudut pandang Anda sendiri (Henry Ford)

Orang yang bisa meletakkan diri pada tempat orang lain, yang bisa mengerti cara berpikir mereka, tidak perlu khawatir tentang masa depannya (Owen D. Young)